Merawat kaktus dan sekulen yang gampang untuk pemula
Semakin banyak yang menanam tanaman hias membuat pedagang tanaman hias kebanjiran banyak pesanan. Oleh karena itu, terkadang ada beberapa tanaman yang mulai mahal karena ketersediaannya mulai menipis
Bukan hanya rasa senang saja yang akan kamu dapatkan dari menanam tanaman hias, dengan tanaman hias rumah atau ruangan yang kamu miliki akan semakin indah.
Semakin indah rumah atau ruangan yang dihiasi oleh tanaman hias akan meningkatkan rasa nyaman dan betah untuk berlama-lama di rumah atau ruangan yang ditempati.
Jika kamu ingin menanam tanaman hias yang dapat diletakkan di dalam ruangan ebaiknya pilihlah tanaman hias yang berukuran kecil. Hal ini dikarenakan tanaman hias yang berukuran kecil bisa diletakkan di mana saja, bahkan di ruangan yang sempit.
Tanaman hias yang ditanam idealnya disesuaikan dengan kapasitas dari ruangan tersebut. Jika terlalu banyak tanaman hias, tetapi kapasitas ruangannya tidak memadai akan menyebabkan tanaman hias dan ruangan tersebut nilai keindahannya berkurang.
Pada dasarnya ada banyak sekali tanaman hias yang dapat kamu tanam di halaman rumah atau di dalam suatu ruangan. Di mana pun kamu menanam tanaman hias, selama dirawat dengan baik dan benar keindahannya akan selalu terjaga.
Salah satu tanaman hias yang cocok dijadikan sebagai penghias ruangan adalah kaktus dan sukulen.
Habitat asli sebagian besar kaktus dan sukulen adalah gurun. Oleh karena itu, mereka akan tumbuh paling baik dalam banyak cahaya, drainase yang baik, suhu tinggi, dan kelembapan rendah.
Namun, ada beberapa kaktus dan sukulen, seperti Schlumbergera, yang merupakan tanaman lingkungan asli hutan hujan sehingga lebih menyukai kondisi semi teduh dan lembap.
Posisi menghadap selatan akan memberikan sinar matahari yang baik. Namun berhati-hatilah untuk tidak meletakkannya di bawah sinar matahari langsung karena cahaya yang kuat dapat membuat tanaman berubah warna menjadi kuning. Cahaya optimal tergantung pada jenis kaktus dan sukulen yang Kamu tanam.
Kompos yang dikeringkan dengan bebas adalah kompos yang baik untuk digunakan karena telah ditambahkan pasir dan pasir untuk drainase yang optimal. Ini juga mengandung tingkat nutrisi yang tepat untuk kaktus dan sukulen kamu.
Air hujan digunakan untuk penyiraman, bukan air ledeng. Ini karena mineral dalam air ledeng menumpuk di tanah dan dapat menyebabkan endapan pada daun. Mineral juga mengganggu aliran nutrisi penting ke tanaman.
Saat kamu menyiram kaktus dan sukulen, rendam tanah hingga air keluar dari lubang drainase. (Jika wadah kamu tidak memiliki lubang drainase, gunakan lebih sedikit air.) Jangan gunakan botol semprot untuk menyirami kaktus dan sukulen, gerimis dapat menyebabkan akar rapuh dan daun berjamur.
Yang tak bisa diabaikan dari cara merawat kaktus dan sekulen ialah menyingkar serangga. Hama seharusnya tidak menjadi masalah bagi kaktus dan sekulen dalam ruangan, tetapi terkadang kamu mungkin harus berurusan dengan serangga. Agas tertarik pada kaktus dan sekulen yang ditanam di tanah yang terlalu basah dan tidak memiliki drainase yang baik.
Cara merawat kaktus dan sekulen yang terakhir ialah memperhatikan pupuknya. Tanaman kaktus dan sekulen tidak membutuhkan banyak pupuk, tetapi Kamu dapat memberi mereka makan ringan selama musim semi dan musim panas. Berhati-hatilah agar tidak memberi pupuk berlebihan, ini bisa menyebabkan kaktus dan sekulen tumbuh terlalu cepat dan menjadi lemah.

Posting Komentar untuk "Merawat kaktus dan sekulen yang gampang untuk pemula"