Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

BUAH BIT


Sebenarnya bit adalah sejenis ubi. Bagi sebagian besar orang, mungkin akan mengira jika bit adalah ubi maka tergolong sebagai sayur-sayuran. Namun faktanya apabila dilihat dari ilmu botani, sebutan buah juga diberikan untuk setiap bagian tumbuhan yang tumbuh membesar dan biasanya berdaging atau banyak mengandung air. Itulah mengapa bit juga disebut buah.


Buah bit atau beet merupakan bagian akar tunggang dari tanaman bit. Tanaman secara keseluruhan dan bagian akarnya mempunyai nama yang sama di Indonesia, yaitu “bit”. Sementara dalam bahasa Inggris, tumbuhan ini disebut sebagai beets, sedangkan bagian akarnya disebut sebagai beetroot.


Buah beet tidak hanya bisa dikonsumsi, tetapi juga dapat dijadikan tanaman obat. Selain itu, buah bit juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan pewarna makanan, sebab mampu memberikan warna merah keunguan pekat secara alami.

Tanaman bit pertama kali dibudidayakan di kawasan Timur Tengah. Pada saat itu, bagian yang sering digunakan adalah daunnya, bukan akar tunggalnya. Selain di Timur Tengah, buah bit juga ditanam oleh bangsa Mesir Kuno, Yunani Kuno, dan bangsa Romawi. Pada masa Romawi, tanaman bit mulai dibudidayakan untuk diambil akarnya.


Pada masa abad pertengahan, buah bit mulai dimanfaatkan sebagai tanaman obat, khususnya untuk mengobati penyakit yang berhubungan dengan pencernaan dan darah. 

Pada pertengahan abad ke-19, pewarnaan minuman anggur atau wine seringkali menggunakan sari dari buah bit.


Buah bit pada umumnya digunakan untuk bahan kuliner. Daging akarnya yang berwarna merah keunguan dapat diolah dengan berbagai macam cara, mulai dari direbus, dipanggang, dibakar, bahkan bisa juga langsung dikonsumsi dalam kondisi segar tanpa diolah.


Bit dapat dikonsumsi tanpa campuran atau dicampur dengan sayuran dan bahan makanan lainnya. Budidaya buah bit yang dikomersialkan juga menjadikan olahan akar bit dengan cara direbus dan disterilisasi, serta dijadikan acar.



Buah bit juga bisa direbus atau dikukus, kemudian dikupas kulitnya dan dimakan dalam keadaan hangat, seperti ubi, singkong, atau kentang rebus, dan jenis umbi-umbian lainnya. Beberapa orang suka menambahkan mentega dan ada juga yang tidak. Untuk salad, bit bisa diparut dalam keadaan segar. Sedangkan acar buah bit juga menjadi makanan tradisional di beberapa negara.


Selain untuk dikonsumsi, bit juga digunakan sebagai pewarna makanan, misalnya untuk pewarna saos tomat dan berbagai macam jenis saos lainnya. Buah bit juga biasa dijadikan pewarna berbagai macam makanan penutup, selai, jeli, es krim, makanan manis, dan sereal untuk sarapan pagi.


Karena memiliki berbagai kandungan nutrisi yang bagi tubuh, maka mengonsumsi buah beet dapat memberikan manfaat menyehatkan. Beberapa manfaat buah bit di antara lain:


1. Menjaga Kesehatan Hati

Jus bit telah terbukti bekerja membersihkan dan memelihara kesehatan hati. Organ liver dapat menimbun kotoran akibat pola makan yang buruk, konsumsi alkohol secara berlebihan, atau karena aktivitas yang kurang.


Dengan mengonsumsi buah bit, maka tubuh akan mendetoksifikasi racun di dalam hati berkat kandungan betaine dalam buah beet. Sebab betaine mampu membantu mencegah timbunan lemak di hati.


2. Menjaga Sistem Pencernaan

Buah bit mengandung serat dan vitamin C yang sangat baik untuk kesehatan sistem pencernaan. Sistem pencernaan yang sehat akan membuat sari-sari makanan terserap dan diolah dengan baik, sehingga mencegah timbulnya perut sembelit.



3. Mencegah Penuaan Dini

Kandungan vitamin A dan karoten di dalam buah bit sangat baik untuk menunjang penampilan kulit. Kandungan lutein bersifat sebagai antioksidan yang kuat juga sangat baik untuk kulit. Lutein mampu menangkal radikal bebas yang dapat berakibat buruk bagi kesegaran kulit.


4. Menurunkan Tekanan Darah

Buah bit mengandung senyawa nitrat yang dapat diubah menjadi asam nitrat, sehingga membantu memperlebar dan mengendurkan pembuluh darah. Dengan mengonsumsi jus bit selama 4 minggu, maka tekanan darah akan menurun.


Hal ini telah dibuktikan oleh penelitan di beberapa universitas. Mengonsumsi buah bit sangat dianjurkan bagi mereka yang mempunyai risiko penyakit kardiovaskular.


5. Meredakan Peradangan

Kandungan folat, serat, dan betalain bersifat anti-inflamasi, sehingga dapat membantu meredakan peradangan. Khasiat ini dapat diperoleh jika mengonsumsi buah beet dalam bentuk jus, misalnya saat mengalami radang tenggorokan.


6. Menyembuhkan dan Mengatasi Anemia

Kondisi kurang darah atau anemia disebabkan karena kurangnya zat besi di dalam tubuh. Buah bit mengandung zat besi yang sangat berguna untuk mengatasi anemia. Folat dalam buah bit juga dapat membantu meningkatkan jumlah darah.


Posting Komentar untuk "BUAH BIT"